<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sasongkoarts</title>
	<atom:link href="http://sasongkoarts.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sasongkoarts.com</link>
	<description>Arts &#38; Spirituality</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Aug 2010 14:19:02 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>poster web update editions</title>
		<link>http://sasongkoarts.com/?p=129</link>
		<comments>http://sasongkoarts.com/?p=129#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2010 05:37:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisnu sasongko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gallery]]></category>
		<category><![CDATA[Ideas & Works]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sasongkoarts.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/brevis-longa-ars-vita_10a.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-128" title="brevis longa ars vita_10a" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/brevis-longa-ars-vita_10a-300x122.jpg" alt="" width="358" height="145" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sasongkoarts.com/?feed=rss2&amp;p=129</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Eksposisi karya seni rupa spiritual</title>
		<link>http://sasongkoarts.com/?p=103</link>
		<comments>http://sasongkoarts.com/?p=103#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2010 04:44:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisnu sasongko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gallery]]></category>
		<category><![CDATA[Tought & Things]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sasongkoarts.com/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[
Eksposisi Karya Seni Rupa Kristiani 
Menggagas Persoalan Harmoni dan Pluralitas dalam Eksprsi Seni Rupa
 
Perjumpaan dengan karya seni rupa Kristiani kontemporer tidak selalu mudah diidentifikasi dan dicerna sebagai hasil olah suatu religiusitas. Apakah seni rupa Kristiani itu dan bagaimana perkembangan estetisnya kini? Saya: Wisnu Sasongko sebagai perupa akan berbagi pengalaman dalam proses perjalanan kesenian saya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/boxart-thought1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-174" title="boxart thought1" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/boxart-thought1-300x212.jpg" alt="" width="300" height="212" /></a></p>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>Eksposisi Karya Seni Rupa Kristiani </strong></span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;">Menggagas Persoalan Harmoni dan Pluralitas dalam Eksprsi Seni Rupa</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong> </strong></span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;">Perjumpaan dengan karya seni rupa Kristiani kontemporer tidak selalu mudah diidentifikasi dan dicerna sebagai hasil olah suatu religiusitas. Apakah seni rupa Kristiani itu dan bagaimana perkembangan estetisnya kini? Saya: Wisnu Sasongko sebagai perupa akan berbagi pengalaman dalam proses perjalanan kesenian saya, sembari meyakini nilai religiusitas sebagai sumber inspirasi berolah seni rupa. Estetika seni rupa kini tidak lagi membawakan realitas “keindahan”, karena kriterium keindahan seni dari masa ke masa terus mengalami perubahan. Cara menandai suatu estetika seni rupa menurut Edmund Burke adalah dengan merasai sifat absolut yang ditimbulkan lewat ungkapan seni itu. Persoalan estetika seni rupa Kristiani kontemporer tidak bisa lagi sekedar merepetisi tradisi Golden Ages yang mapan. Seni rupa Kekristenan kontemporer tidak bisa lepas dari persoalan kontekstual dalam masyarakatnya. Namun ekspresi seni Kritianitas tetap bersumber pada Kebenaran imani. Penulisan ini akan dibagi dalam tiga bagian, yakni; introduksi historis. Kedua landasan ideologis dalam penciptaan karya seni rupa. Dan ketiga, eksposisi atas beberapa tonggak perjalanan estetis.</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;">Konteks penulisan ini hendak menarasikan proses kesenian saya sebagai perupa yang sedang berproses di jalur seni rupa Kristiani. Proses penciptaan seni Kristiani saya mulai semenjak tahun 1998 hingga kini. Saya tertarik untuk mengolah <em>subject matter</em> “praktik kekristenan sebagai panggilan budaya”. Saya mempersoalkan gejala-gejala kekristenan kontemporer dalam konstelasi budaya Keindonesiaan yang majemuk. Realitas Keindonesiaan kini dan ke depan ditumpukan pada ideologi pemersatu bangsa; “Bineka tunggal ika”. Pertanyaannya kini, sudahkah nilai Kekristenan memberi sumbangan estetis melalui ekspresi seni rupa bagi masyarakatnya?</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;">Panggilan artistik saya bersumber pada perjumpaan spiritual dengan pribadi Yesus telah mengubahkan hidup dan pandangan hidup saya (sekitar tahun 1995). Di atas dasar panggilan budaya dan panggilan spiritual, saya pun memulai petualangan kesenian di jalur seni rupa Kristiani. Penulisan ini berbentuk eksposisi dari seminar <em>Religious Massages Through Painting oleh Fakultas Teologi UKDW,</em> tertanggal 19 February 2010. Even seminar dan penulisan ini dimaksudkan untuk membuka ruang apresiasi terhadap proses estetis dalam menghayati religiusitas. Maka bolehlah saya mengajukan tesis: “Seni rupa membawakan teologi, dan sebaliknya menginspirasi teologi untuk berseni rupa”.</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>Introduksi:</strong></span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;">Jenis ekspresi seni rupa Kristiani hampir jarang dijumpai di setiap kesempatan pada umumnya, apa lagi di lingkungan peribadatan gereja-gereja Protestan maupun Injili. Ruang sempit pertemuan itu hanya mungkin dijumpai pada even pameran seni rupa di suatu galeri atau museum. Bisa juga ditemui di lingkungan akademi kampus-kampus yang berbasis Kristiani khusunya Fakultas Teologi, seperti di UKDW. Betapa masih minimnya apresiasi bagi karya seni rupa Kristiani dalam lingkup gereja mau pun di luar. Bukankah tugas misioner Gereja dalam konteks perubahan budaya kontemporer serta globalitas untuk memberi sumbangan nilai estetis, salah satunya melalui ekspresi seni rupa. Nilai estetis dalam seni rupa harus dibangkitkan melalui kegiatan dilog intersubyektivitas. Namun persoalan apresiasi seni rupa juga diperlukan medium semacam; penulisan historis, kritik seni, eksposisi, <em>review</em>, seminar, untuk mengartikulasikan bahasa artistik dalam semangat jamannya.</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;">Efek suatu perjumpaan dengan karya seni rupa Kristiani modern kontemporer, akan terasa berbeda dari pengetahuan historis kita umumnya pada seni <em>Biblical</em> di abad Pertengahan Eropa. Era <em>Midle Age</em><em> </em>jenis<em> </em>lukisan mural, mozaik, relief, patung, ikon-ikon, simbol-simbol verbal yang diabdikan seutuhnya untuk mereproduksi kisah-kisah dan tokoh-tokoh Alkitabiah. Salah satunya mozaik Kristus di gereja Hagia Sophia, Istanbul Turkey. Ekspresi seni rupa di masa itu ditujukan demi memvisualisasikan pesan-pesan dan penokohan Alkitab bagi kalangan buta aksara, sehingga ekspresi visualitasnya mimetik (meniru) <em>Biblical content</em>. Para kreator seni di era <em>Midle Age</em> belum mendapat legitimasi sebagai seniman independen, melainkan dianggap sebagai pekerja atau buruh-pengrajin yang hanya bekerja berdasarkan “perintah” institusi gereja. Dan hasil karya rupa mereka belum bisa dianggap sebagai suatu karya “seni”.</span> melahirkan</h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;">Di era <em>Renaisance</em> beberapa perupa seperti; Leonardo Davinci (1452-1519), Michaelangelo (1475-1564), dan Raphael (1483-1520) berjasa mempelopori wacana intelektual dalam mencipta seni rupa. Kreasi seni rupa lahir bukanlah pekerjaan buruh dan karena order semata, melainkan memiliki; struktur, gagasan, referensi, pencapaian teknis, intuisi, nilai kebaruan, serta kreativitas.<a href="#_ftn1">[1]</a> Kegelisahan politik di Eropa abad 15 pasca Reformasi Protestan dari institusi Roman Katolik, mencetuskan ide perlawanan “anti Reformasi” melalui medium seni rupa. Seni rupa dengan tema-tema <em>Biblical</em> dipakai sebagai medium propagandis dalam membawakan ideologi politis bagi institusi Keagaman, seperti karya-karya perupa El Greco (1541-1614).<a href="#_ftn2">[2]</a> Sedangkan ekspresi seni rupa dalam tradisi <em>Reformed Protestant</em></span> kian tidak diberi tempat apreasiasi, hanya dipakai dalam simbol-simbol praktis dan instrumen pendukung untuk sakramen peribadatan.</h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;">Era <em>Renaissance</em> telah melahirkan masa keemasan melalui pencapaian karya-karya seni rupa Kristiani dan arsitekturalnya, antara lain; Ghotik, Rokoko, Barok. Kesadaran <em>Renaissance</em> di Eropa mengusung kembali pencerahan intelektual Yunani-Romawi. Dan baru di akhir <em>Renaisance</em> seni rupa mulai mendapatkan legitimasi politis lewat bangunan ideologis, tematik, teknis, kreativitas, dan <em>novelty</em>.</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;">William Blake (1757-1827) banyak melahirkan karya-karya lukisan mistis dan <em>visionary </em>bentuk-bentuk verbalisasi dari kitab Wahyu Yohanes. Ekspresi karya-karya Blake melawan kecenderungan seni rupa modern yang hanya bertumpu pada kemampuan rasionalitas dan kian bersifat materialistik. <a href="#_ftn3">[3]</a> Perkembangan seni rupa Kristiani modern dan pengaruhnya memasuki abad 19, digeser oleh kepentingan sekularitas, borjuasi, dan formalis. Proses impralis Barat terhadap wilayah Asia-Afrika serta merta membawa pengaruh modernitas termasuk seni rupa. Dampak dari penetrasi kebudayaan modern terhadap budaya lokal-tradisional (khususnya wilayah Asia) melahirkan sintesa kebudayaan yang dikonstruksikan secara kritis oleh cara pandang pasca kolonial; sebagai proses hegemonisasi budaya Barat.</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;">Sekitar abad 19-20, jejak-jejak pengaruh seni rupa Kristiani di Indonesia dibawakan dalam praktik misionaris Katolik, seperti dalam karya-karya patung, relief, makara, seni bangunan, kekriyaan atau ukir, serta instrumen peribadatan. Baru di abad 20, praktik seni rupa Kristiani modern kontemporer di Indonesia mulai bermunculan secara parsial dan bukan secara disipliner. Perupa beraliran realisme sosial dan seorang kritikus seni Sudjojono; dalam beberapa karyanya melahirkan tema-tema religius, salah karyanya berjudul Kehendakmu Jadilah (1967). Perupa Bagong Kusudiarjo, cukup banyak mengeksposisi tema-tema religius kontemporer. Kelangsungan seni rupa Kristiani kini berada dalam tegangan antara persoalan representasional dan apresiasi seni yang meliputi pendukung kesenian. Ekspresi seni rupa Kristiani di Indonesia mulai hidup dan didukung oleh beberapa institusi formal seperti; ACAA, BCAA (Bali Chritian Arts Association), PGI, Fakultas teologi seperti UKDW. Namun ironisnya institusi gereja sebagai basis bagi tumbuhnya jenis kesenian Kristiani, justru masih belum memberi dukungan dan apresiasi di luar dari ukuran-ukuran dogmatis.</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;">Penulis dan perupa,</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;">Wisnu Sasongko S. Sn.</span></h5>
<hr style="text-align: justify;" size="1" />
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><a href="#_ftnref1">[1]</a> <em>Great Painting of the Western World</em>, Alison Gallup, Gerhard Gruitrooy, and Elizabeth M. Weisberg, Beaux Arts Editions, Printed in China, 1997. 105-106.</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><br />
</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><a href="#_ftnref2">[2]</a> <em>The A-Z of Art</em>, The World’s Greatest and Most Popular Artist and Their Works, Nikola Hodge and Libby Anson, Carlton Books, London, 1996. 162.</span></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><a href="#_ftnref3">[3]</a> <em>William Blake, ibid. </em>42.</span></h5>
<p><span id="more-103"></span></p>
<p><strong><span style="color: #333399;">Tonggak Perjalanan Estetis </span></strong></p>
<p><strong> </strong><span style="color: #333399;"> </span></p>
<p><span style="color: #333399;"> Pilihan menekuni profesi seni rupa Kristiani sebagai ekspresi artistik membutuhkan keberanian mengambil resiko, di tengah konstelasi estetika pasar global yang berorientasi pada kepentingan ekonomi. Sekalipun “seni Kristen” disematkan orang sebagai jalur kesenian saya, eskpresi seni saya tidak dibatasi oleh garis kaku tersebut. Distingsi  eskpresi seni Kekristenan merupakan jalur Keagamaan yang masih sulit diterima sebagai ekspresi seni yang “merdeka” terhadap persoalan etika-moral. Meskipun kemerdekaan ekspresi seni tetap berada di wadah estetis, etis, dan moral.</span></p>
<p><span style="color: #333399;"> Seni rupa Kekristenan bisa dikontraskan dengan pandangan estetis “seni untuk seni”. ekspresi seni rupa modern ingin membebaskan dari kepentingan; norma, moral, religiusitas. Kemerdekaan eskpresi dalam seni rupa modern dan praktik yang sangat formalistis sekalipun, lahir dari spiritualitas. Sebaliknya ekspresi seni rupa Kristiani jangan sekedar membawakan tradisi dan simbolisme dengan mengandalkan reproduksi naskah Biblis. Ekspresi seni rupa Kristiani bagi saya merupakan; kepekaan batin, elaborasi nilai-nilai religiusitas, kekritisan, ekspresi keimanan yang “membebaskan”, meditasi, serta perayaan syukur atas karunia hidup.</span></p>
<p><span style="color: #333399;"> Dewasa ini kekuatan legitimasi seni rupa hampir-hampir ditentukan oleh kepentingan pasar, sehingga subyek persoalan dalam suatu karya seni dinilai secara <em>marketable</em>. Seni rupa seharusnya mampu menentukan nasibnya sendiri lewat kekuatan ideologis dari aspek tematik, <em>subject matter</em>, serta artistik. Resiko menekuni jalur kesenian Kristiani masih belum bisa dilepaskan dari dikotomi religiusitas versus sekularitas. Namun apa boleh buat, saya terlanjur <em>nekad</em> melakoni profesi sebagai perupa seni Kristiani. Alasan saya untuk mengembangkan seni rupa kontemporer di jalur ini kerena pengalaman religiusitas (imanen) bagi saya lebih nyata perwujudannya, dibandingkan sekedar mengeksplorasi nilai kebaruan atau <em>novelty</em>. Menjalani “hidup baru” atau menjadi “manusia baru” bukan sekedar konsep bagi saya, namun justru karena pengalaman “diperbaharui” itulah yang mendorong gairah keseniaan saya. </span></p>
<p><span style="color: #333399;"> Awal mulanya saya memasuki babak ekspresi seni rupa Kristiani, justru berawal dari kegelisahan ideologis terhadap situasi sosial dan politik negri Indoneseia di tahun 1996-1998. Di tengah krisis ekonomi waktu itu kian membentangkan isu-isu primorsialis; ras, suku, agama, yang dipolitisasi oleh adanya “unsur kepentingan dan kekuasaan”.</span></p>
<p><span style="color: #333399;"> Di tahun 1998, suasana <em>chaotic</em> mencekam dan mengancam kebebasan praktik Keagamaan kaum minoritas Kristiani serta kaum Keturunan Tionghoa di sebagian wilayah Jawa Timur hingga Jawa Barat. Pengalaman keprihatinan sosial tersebut justru mengusik saya untuk merefleksikan ungkapan doa syafaat serta harapan lewat ekspresi karya seni rupa. Kekuatan visualitas dalam olah karya seni lukis saya pada periode itu berbasis gaya <em>surreal</em>-impresionis. Bahkan dari beberapa karya saya memotret realitas peristiwa <em>violence</em> secara verbal. Namun pergumulan ideologis kesenian saya waktu itu membawakan meditasi akan suatu pengharapan “imanen” ditengah situasi ketidakadilan sosial, diskriminasi SARA (suku, adat, ras, agama), fanatisme, dikotomi mayoritas-minoritas, dan semua yang ber-antitesa terhadap praktik keagamaan. Situasi <em>chaotic </em>negri tahun 1998 merembet ke Ambon dan Poso, realitas ini jelas<em> </em>kontra produktif terhadap parktik religiusitas. Jelas-jelas agama apa pun tidak berkompromi terhadap sikap primordialis, fanatis, arogan. Bagi saya, inilah momentum untuk mulai mengeksplorasi <em>subject matter</em> “praktik religiusitas” dalam konteks perubahan budaya dan persoalan sosialitas.</span></p>
<p><span style="color: #333399;"> Kesulitan saya dalam berolah seni rupa untuk merepresentasikan spiritualitas “kasih”. Kasih lahir dari spiritualitas Kristiani berasal dari Tuhan yang menjelma dalam kemanusiaan. Kasih itu “hidup”, di mata saya “kasih” punya kekuatan representasional sekaligus abstraktif dari tema apapun. Cinta Kasih itu bahasa universal yang bisa dihadirkan lewat satuan rupa, inilah tantangan kreatif bagi perupa. Karena kasih itu spiritualitas, akan sulit untuk dibahasakan sekalipun lewat bentuk-bentuk metaforik. Saya merasakan energi artistik kian menggelora untuk menggaungkan karya; Cinta Kasih Yesus Kristus sebagai jalan “pembesasan” bagi manusia dari belenggu “ketidaksadaran”. Karena “ketidaksadaran dan ketakutan” itulah sumber dari kejahatan, ketidakadilan, kerakusan, arogansi, ego sentris, dan lain-lainnya. “Lihat manusia sedang mengancam sesamanya dan dunianya sendiri”, betapa kita berada di antara problem fanatisme, anarkhisme, arogansi, terorisme, dan lain sebagainya. Cinta Kasih itu “obat”, dalam Cinta ada pengorbanan, wujud, agape. Dan dalam Cinta Kasih ada <em>fraternity</em> demi merayakan kebersamaan. </span></p>
<p><span style="color: #333399;"> Pada tahun 2000 saya beranikan menggelar karya-karya seni lukis di gedung Purna Budaya UGM bersama dengan Surajiya dan di dukung oleh lembaga Karta Pusataka Yogyakarta. Pameran berdua tersebut mengusung tema; “Hilangnya Cinta”. Konten  karya-karya kita berdua mempersoalkan realitas “hilangnya” parktik cinta kasih di negri ini. Persoalan sosial yang kita alami, adalah realitas ironi bagi orang-orang yang merasa beragama namun melalaikan spirit Keagamaannya. Maka kita berdua menjawab panggilan tersebut lewat antisetis “semangat Cinta kasih yang memerdekakan”. Beberapa hasil karya saya berjudul; Perlindungan Cinta, Penabur Cinta 1 dan 2, Terimalah Air CintaKu, <em>Under Umbrella of Love</em>, <em>When Rain Will Come Down</em>, <em>Helper to The Week</em>, dan lain-lain. Pada saat itulah titik penting dalam gagasan seni rupa saya mulai memperoleh apresiasi dari lembaga ACAA (Asian Christian Arts Association). </span></p>
<p><span style="color: #333399;"> Kemantapan dalam proses kesenian saya, kian memperdalam tema spiritualitas Kekristenan (Cinta Kasih) di tengah konstruksi dinamika budaya. Peristiwa iluminasi (istilah pinjaman dari buah karya <em>confession </em>bapa gereja Agustinus) begitu nyata dan ajaib dalam menginspirasi perjalanan seni rupa saya. Saya beranikan diri mengeksplorasi tema-tema religius sekalipun saya tidak punya pengetahuan teologis yang memadai untuk mampu memvisualisasikan kisah, penokohan, dan pesan <em>Biblical. </em>Dengan yakin saya meneruskan jalur kesenian saya lewat pertanggungjawaban akademis tugas akhir di Fakultas Seni Rupa Murni ISI Yogyakarta, mengambil tema penulisan ilmiah dan pameran: “Manusia Teriluminasi sebagai Sumber Penciptaan Seni Lukis”, 2001.</span></p>
<p><span style="color: #333399;"> Pasca jenjang akademi formal seni rupa (2001-2003), saya mulai mengelaborasi aspek-aspek visualitas dalam eskpresi meditatif. Ada pun dalam pengembangan gaya eskpresi bersifat; impresif, ekspresif, abstraktif, tekstural, kolase, dekoratif, serta spontanitas tulisan-tulisan tangan. Karya yang saya lahirkan kala itu antara lain; <em>Spiritual Mandate, Cultural Mandate, Looking For Spirituality, Looking for Peace, Prime Causal</em>, dan lain-lain. Saya mengelaborasi representasi tema “cinta kasih” dalam konteks kemajemukan budaya. Berkesenian bagi saya adalah menjalankan mandat budaya untuk “memelihara bumi dan menguasai segala isinya”.</span></p>
<p><span style="color: #333399;"> Peristiwa tragedi terorisme yang meruntuhkan menara WTC New York di tahun 2001, Bom Bali I tahun 2002, dan Bom Bali II tahun 2005, makin menguatkan urgensi kesenian saya untuk menggemakan dan mengelaborasi secara artistik tema “harmoni dan diversity”. Beberapa hasil karya saya dari waktu itu, antara lain; <em>Metropolitan in Harmony no. 1 and 2, Dialog in Series, Meditation in Series</em>, <em>Spiritual Journey</em>, <em>Facing into Life</em>, <em>Freedom to love, </em>dan lain sebagainya. Suasana politik dunia dan praktik keagamaan kontemporer kian menjadi perhatian khusus dalam olah kesenian saya. Di tahun 2003 saya kembali menggelar <em>solo exhibition</em> di Tembi Rumah Seni, dengan judul: “Metafora Celana Dalam”. Dalam pameran ini saya meminjam metafora orang-orang bertelanjang dan hanya menyisakan celana dalam. Dalam gelaran karya-karya solo saya, merefleksikan; kehendak untuk menelanjangi diri demi suatu proses transformasi.</span></p>
<p><span style="color: #333399;"> Dari mulai tahun 2004-2005 saya beroleh kesempatan penting untuk melakukan semacam <em>research studies</em> di lembaga OMSC (Overseas Ministries Study Center, New Haven US). Program reset tersebut disponsori oleh Paul T. Lauby,<em> United Board for Christian Higher Education in Asia</em>. Dalam program tersebut saya memilih subyek reset: “Hidup dalam komunitas internasional di OMSC”. Kesempatan itu saya pakai untuk beradabtasi budaya, berdialog, berpartisipasi, dan merepresentasikan pengalaman “<em>harmony and diversity</em>” dalam karya-karya seni rupa. Saya melakukan perjalanan studi lapangan dengan mengunjungi museum, galeri, studio seni, kelas seminar, even-even pameran. Dari karya-karya yang saya buat di sana, dipamerkan lewat beberapa even pameran solo, antara lain; <em>Open Studio-Alternative Space</em> di New Haven (2004), <em>Think on These Things </em>(Yale Devinity, 2005), Gorden College Boston (2005), Black Rock Art Gallery di Fair Field (2005), dan beberapa even pameran partisipasi lainnya.</span></p>
<p><span style="color: #333399;"> Dari semenjak tahun 2006 hingga sekarang, saya berkesempatan untuk menggelar pameran solo maupun partisipasi di even-even internasional, antara lain; pameran di Mobia, New York (2007) dengan komposisi lima perupa Asia. Pada tahun 2008 saya diundang oleh Mission 21 di Basel Swiss dalam perjalanan pameran solo dan presentasi seni rupa di beberapa kota, seperti; Basel, Zurich, dan Bern. Pada tahun 2009 saya turut berpartisipasi dalam program Nagel Seminar dan workshop di Yogyakarta-Bali. Para pesertanya terdiri dari teman-teman perupa Kristiani kontemporer dari <em>North</em> America, Jepang, Filipina, dan Indonesia. Even tersebut diselenggarakan oleh lembaga Nagel Institute, Plowshares Institut, dan ACAA. Seminar dan workshop tersebut bertema: <em>Faith and Cross Cultural</em>. Pengalaman dialogis tersebut membuahkan presentasi, kolaborasi seni rupa, dan berlanjut ke even pameran keliling America dan Asia untuk periode 2009-2012. </span></p>
<p><span style="color: #333399;"> Sekarang dan ke depan eskpresi karya seni rupa saya masih akan menggaungkan spirit “<em>harmony and diversity</em>” dalam mengkonstruksikan mandat kultural serta mandat spiritual. Spiritualitas yang mengiskripsi dalam ekspresi kesenian saya merupakan ungkapan imani akan “kehadiran Kerajaan Allah di bumi ini”. Keindahan Allah yang terpantul dalam karya ciptaannya itu bersifat absolut bagi saya, dan seni adalah jalan kemungkinan untuk membangkitkan pengalaman “perjumpaan” melalui bahasa rupa. Dengan mengamati, merasakan, mengalami realitas hidup, menyadari tiap momen Kehadiran Allah, bersentuhan dengan yang material, dianugerahi kreativitas bahasa rupa, maka gairah seni merupakan bahasa syukur.</span></p>
<p><span style="color: #333399;"> </span></p>
<p><span style="color: #333399;">Penulis dan perupa,</span></p>
<p><span style="color: #333399;">Wisnu Sasongko S. Sn.</span></p>
<p><span style="color: #333399;"> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sasongkoarts.com/?feed=rss2&amp;p=103</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Historical Works</title>
		<link>http://sasongkoarts.com/?p=60</link>
		<comments>http://sasongkoarts.com/?p=60#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 07:05:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisnu sasongko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gallery]]></category>
		<category><![CDATA[Art Works Images]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sasongkoarts.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[




]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/posterArtworks20001.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-98" title="_posterArtworks2000" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/posterArtworks20001-150x150.jpg" alt="" width="130" height="130" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/poster-Artworks-01-032.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-99" title="_poster Artworks 01-03" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/poster-Artworks-01-032-150x150.jpg" alt="" width="130" height="130" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/poster-Artworks-2004-051.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-100" title="_poster Artworks 2004-05" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/poster-Artworks-2004-051-150x150.jpg" alt="" width="130" height="130" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/poster-Drawings-03-051.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-101" title="_poster Drawings 03-05" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/poster-Drawings-03-051-150x150.jpg" alt="" width="130" height="130" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Dancing-moving_paintings-05_06.jpg"></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Dancing-moving_paintings-05_06.jpg"></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Drawing-on-paper_08.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-107" title="Drawing on paper_08" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Drawing-on-paper_08-150x150.jpg" alt="" width="130" height="130" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/faces-impressions_05_08.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-109" title="faces impressions_05_08" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/faces-impressions_05_08-150x150.jpg" alt="" width="130" height="130" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/faces-meditation_04_05_06_08.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-110" title="faces meditation_04_05_06_08" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/faces-meditation_04_05_06_08-150x150.jpg" alt="" width="130" height="130" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/works-year-05-USA.jpg"></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/nature-in-conversation-1_07.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-113" title="nature in conversation 1_07" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/nature-in-conversation-1_07-150x150.jpg" alt="" width="131" height="131" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/nature-in-conversation-1_06_07.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-114" title="nature in conversation 1_06_07" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/nature-in-conversation-1_06_07-150x150.jpg" alt="" width="130" height="130" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Faces-impressions_year08_09.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-112" title="Faces impressions_year08_09" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Faces-impressions_year08_09-150x150.jpg" alt="" width="130" height="130" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/House-reconciliations_06_07.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-115" title="House &amp; reconciliations_06_07" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/House-reconciliations_06_07-150x150.jpg" alt="" width="130" height="130" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/metafor-and-abstractions_works05_08.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-116" title="metafor and abstractions_works05_08" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/metafor-and-abstractions_works05_08-150x150.jpg" alt="" width="130" height="130" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/skecth-study1_93_95.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-117" title="skecth study1_93_95" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/skecth-study1_93_95-150x150.jpg" alt="" width="130" height="130" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/skecth-study2_94_97.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-118" title="skecth study2_94_97" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/skecth-study2_94_97-150x150.jpg" alt="" width="130" height="130" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sasongkoarts.com/?feed=rss2&amp;p=60</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Biography</title>
		<link>http://sasongkoarts.com/?p=58</link>
		<comments>http://sasongkoarts.com/?p=58#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 05:26:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisnu sasongko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gallery]]></category>
		<category><![CDATA[Brief & Biography]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sasongkoarts.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[
WISNU SASONGKO
Alamat         : Jl. Tengiri VII No. 23 Minomartani Yogyakarta 55581. Indonesia
Email            : ongkowe@yahoo.com
cell phone  : (Please ask me by email)
 T. Home       : (Please ask me by email)
Brief artistic descriptions: 
Art is the way of spiritual conscious. Trough material surfaces has become such as awareness dimension. Art is reality of transformation. Doing art for me [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/03/update-web10A.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-143" title="update web10A" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/03/update-web10A-300x90.jpg" alt="" width="300" height="90" /></a></strong></p>
<p><strong><span style="color: #003300;">WISNU SASONGKO</span></strong></p>
<p><span style="color: #003300;">Alamat         : Jl. Tengiri VII No. 23 Minomartani Yogyakarta 55581. Indonesia</span></p>
<p><span style="color: #003300;">Email            : </span><a href="mailto:wisnu.sasongko@gmail.com"><span style="color: #003300;">ongkowe@yahoo.com</span></a></p>
<p><span style="color: #003300;">cell phone  : (Please ask me by email)</span></p>
<p><span style="color: #003300;"> </span><span style="color: #003300;">T. Home       : (Please ask me by email)</span></p>
<p><em><span style="color: #003300;">Brief artistic descriptions: </span></em></p>
<p><span style="color: #003300;"><em>Art is the way of spiritual conscious. Trough material surfaces has become such as awareness dimension. Art is reality of transformation. Doing art for me is faithfully </em><em>come into unreality one, in order to present The Beauty.</em></span></p>
<p><span style="color: #003300;">“Kesenian bagi saya adalah kesadaran spiritualitas. Seni adalah pengalaman material untuk menembus dimensi penyadaran. Seni adalah suatu pergerakan transformasi. Berkarya seni bagi saya menggemakan yang tidak real agar hadir Sang Keindahan Sejati&#8221;.</span></p>
<p><em><span style="color: #003300;"> </span></em></p>
<p><span style="color: #003300;"><strong>1975 </strong>born in Jakarta<br />
<strong>1991</strong> during in junior high school Yogyakarta, had been active participate in local painting competitions.<br />
<strong>1995</strong> graduated from SMSRN Yogyakarta (Major: Fine Art School)<br />
<strong>1996</strong> Entered at Fine Art Faculty ISI Yogyakarta<br />
<strong>2001</strong> Final Task, Thesis works &amp; solo paintings exhibition title: &#8220;Human Has Illuminated as A Source of Painting Ideas&#8221;.<br />
<strong>2002</strong> Graduated from Fine Art Faculty ISI Yogyakarta, (Undergraduate program/ S1)</span></p>
<p><span style="color: #003300;"><strong>2006</strong> continued on Cultural Studies for post graduate program at Sanata Dharma University, Yogyakarta.</span></p>
<p><strong><span style="color: #003300;">Art Experiences:</span></strong></p>
<p><span style="color: #003300;"><strong>1993</strong><strong>-1999</strong></span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Had been active in some arts event at Yogyakarta and outside during these years.</span></p>
<p><span style="color: #003300;">-CASEIO&#8217; 93 SMSR community exhibition at Karta Pustaka Yogyakarta.<br />
-Art collaboration with Australian students at SMSR, Yogyakarta</span></p>
<p><span style="color: #003300;">-1998, Paintings exhibition in spiritual art event with Oceania’s Christians Artists at Aachen, Germany</span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Participate at art exhibition Traditional and Modernity FKI I (following: 1 graphic art and 1 painting) at Vredeburg fortress and also ISI art gallery at Yogyakarta</span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Paticipate in Affandi Prize art exhibition at ISI Gallery, Sewon, Bantul (Yogyakarta)</span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Had been Participate in FKY event at Yogyakarta.</span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Following many more arts events.</span></p>
<p><span style="color: #003300;"><strong>2000</strong><strong>-2003</strong></span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Had been active make some art event and also get participation in Yogyakarta.<br />
-Painting Major VI final task: &#8220;Spirit of Love&#8221;, solo exhibition at Sewon ISI Yogyakarta<br />
- Art exhibition Wisnu &amp; Surajiya: “The Loosing of Love” (<em>:Hilangnya Cinta</em>) “I come as a messenger of Love” at Purna Budaya UGM Yogyakarta sponsor by Karta Pustaka Yogyakarta.<br />
-Art images and profile publishing in www.asianchristianart.org as artist’s member.</span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Spiritual Art exhibition by ACAA and members at Affandi&#8217;s museum<br />
-Final Test exhibition &#8220;Human in Illuminated as a Source of my Painting Ideas&#8221; at Fine Art Faculty ISI Yogyakarta<br />
-Art award event in Peksiminas PERDA exhibition at Modern School Design Gallery at Yogyakarta<br />
-Participated Indonesian Cultural arts exhibition 02-04 through ACAA at Canada, New York, Pennsylvania.</span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Solo exhibition &#8220;Under Wear in Metaphor&#8221; (Ind; Metaphora Celana Dalam) at Tembi Art House Bantul. www.tembi.org</span></p>
<p><strong><span style="color: #003300;">2004 </span></strong></p>
<p><span style="color: #003300;">-Feat with Dr. Hi Qi from Nanjing China in exhibition: &#8220;Image of God&#8221; at Art Corver Gallery by North Western College Iowa, USA</span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Solo Exhibition CP Open Studio, Alternative Space on Art Space event 2004 New Haven, CT, US.</span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Artist in residence at OMSC 2004/2005 (www.omsc.org) by United Board Christian Higher Asian Education (<em>doing research, working art at studio, have several exhibitions, study tour at arts museum/gallery, and also arranging an art book</em>)<br />
<strong>2005</strong></span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Solo Exhibition in Luna Year at Barrington Center Gordon College, Boston, USA</span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Participated at Arts Festival&#8217;05 Yale Asian Studies International School (SEAS) relief effort for Tsunami</span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Solo Art Exhibition at Yale: &#8220;Think on These Things&#8221; The Arts of Wisnu Sasongko, by OMSC and ISM Yale University (</span><a href="http://www.yale.edu/ism/events/sasongko.htm"><span style="color: #003300;">http://www.yale.edu/ism/events/sasongko.htm</span></a><span style="color: #003300;">) CT USA</span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Solo Painting Exhibition at International Performing Art Black Rock Gallery<br />
</span><a href="http://www.internationalperformingarts.com/"><span style="color: #003300;">http://www.internationalperformingarts.com</span></a><span style="color: #003300;"> Fair Field New York, US</span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Publishing a personal gallery website at www.sasongkoarts.com</span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Participated in Christ to Asia 1-14 September 2005 at The Gallery at The Art House Yaddo Art Singapore (</span><a href="http://www.yaddoart.com/"><span style="color: #003300;">www.yaddoArt.com</span></a><span style="color: #003300;">)</span></p>
<p><strong><span style="color: #003300;">2006</span></strong></p>
<p><span style="color: #003300;">-Participated in PAMERSANI: “Spiritual Arts” Indonesian at National Gallery (gallery Nasional), Jakarta held by PGI, BCAA, &amp; ACAA on August 2006.</span></p>
<p><strong><span style="color: #003300;">2007</span></strong></p>
<p><span style="color: #003300;">-Art collaboration in 100 Year of Affandi at Sanata Dharma University Yogyakarta by IRB post graduate campus on May 2007.</span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Art book has published by OMSC: “<em>Harmony and Diversity</em>”, The Art Of Wisnu Sasongko. </span><a href="http://www.omsc.org/"><span style="color: #003300;">www.omsc.org</span></a></p>
<p><span style="color: #003300;">-The Christian Story: Five Asians Artists Today, held by Mobia Museum, New York City, USA June 8- September 16, 2007.</span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Solo art display at Milton’s Branford, USA on 15-30 August, 2007.</span></p>
<p><strong><span style="color: #003300;">2008</span></strong></p>
<p><span style="color: #003300;">-Solo art presentation and display: Harmony and Diversity (mobile around Basel, Zurich, Bern) April, 2008 in Switzerland by Mission 21.</span></p>
<p><strong><span style="color: #003300;">2009</span></strong></p>
<p><span style="color: #003300;"><strong>-</strong>Solo art display at Mission 21 house, Basel, Switzerland by Mission 21.</span></p>
<p><span style="color: #003300;">-Participate in Charis Exhibition around USA-Asians: “Boundary Crossings”. Asian- American artist by Nagel Institute and ACAA (Philippine).</span></p>
<p><strong><span style="color: #003300;">2010</span></strong></p>
<p><span style="color: #003300;">-Participate in art exhibition “Inventory”, Pembukaan Pondok Pesantren Kali Opak Berbah, Sleman.</span></p>
<p><strong><span style="color: #003300;">:: ART AWARDS</span></strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p><span style="color: #003300;">Art of Paintings contest awarded from TOTAL ART FINA E &amp; F feat YSRI, 2001<br />
Awarded in Local Art Competition PEKSIMINAS Yogyakarta, 2001.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sasongkoarts.com/?feed=rss2&amp;p=58</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Update Neo Works</title>
		<link>http://sasongkoarts.com/?p=50</link>
		<comments>http://sasongkoarts.com/?p=50#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 04:57:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisnu sasongko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gallery]]></category>
		<category><![CDATA[Art Works Images]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sasongkoarts.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[







 
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/abstractions.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-120" title="abstractions" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/abstractions-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/harmony-diversity1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-122" title="harmony &amp; diversity" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/harmony-diversity1-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/spirituality.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-123" title="spirituality" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/spirituality-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/wisnus-studio.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-124" title="wisnu's studio" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/wisnus-studio-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/impression.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-141" title="impression" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/impression-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Thirsty_09_acrylic-on-canvas_120X160cm.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-21" title="Remove the past behind" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/forgetting1a1-300x151.jpg" alt="" width="200" height="100" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Thirsty_09_acrylic-on-canvas_120X160cm.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-17" title="Thirsty_09_acrylic on canvas_120X160cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Thirsty_09_acrylic-on-canvas_120X160cm-258x300.jpg" alt="" width="89" height="101" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Sillence-Man-in-the-Whole-2009_acrylic-on-canvas_150-X-150-cm.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-18" title="Sillence Man in the Whole 2009_acrylic on canvas_150 X 150 cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Sillence-Man-in-the-Whole-2009_acrylic-on-canvas_150-X-150-cm-299x300.jpg" alt="" width="99" height="101" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Looking-Out-and-Take-A-Courage_09_acryon-cavs_95X130cm.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-19" title="Looking Out and Take A Courage_09_acryon cavs_95X130cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Looking-Out-and-Take-A-Courage_09_acryon-cavs_95X130cm-211x300.jpg" alt="" width="71" height="101" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Woman-Impression-no-14_09_acrylic-on-canvas_60X80cm.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-20" title="_Woman Impression no 14_09_acrylic on canvas_60X80cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Woman-Impression-no-14_09_acrylic-on-canvas_60X80cm-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/series-cuties-of-mine-no.2_09_acrylic-on-canvas_60X80cm_.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-25" title="series cuties of mine no.2_09_acrylic on canvas_60X80cm_" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/series-cuties-of-mine-no.2_09_acrylic-on-canvas_60X80cm_-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/series-cuties-of-mine-no.1_09_acrylic-on-canvas_60X80cm1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-145" title="series cuties of mine no.1_09_acrylic on canvas_60X80cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/series-cuties-of-mine-no.1_09_acrylic-on-canvas_60X80cm1-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Tumbuhlah-Tunas-Baru_09_acry-on-canvas_70X90cm1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-146" title="Tumbuhlah Tunas Baru_09_acry on canvas_70X90cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Tumbuhlah-Tunas-Baru_09_acry-on-canvas_70X90cm1-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/You-are-My-Sun-Shine_09_acryon-cvs_70X90Cm1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-147" title="You are My Sun Shine_09_acryon cvs_70X90Cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/You-are-My-Sun-Shine_09_acryon-cvs_70X90Cm1-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Mr.-Flamy_09_Acryoncvs_50X70cm_b.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-149" title="Mr. Flamy_09_Acryoncvs_50X70cm_b" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Mr.-Flamy_09_Acryoncvs_50X70cm_b-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Make-them-fit-in-blue_09_acrylic-on-canvas_100X100cm.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-33" title="_Make them fit in blue_09_acrylic on canvas_100X100cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Make-them-fit-in-blue_09_acrylic-on-canvas_100X100cm-150x150.jpg" alt="" width="101" height="101" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Woman-Impression-No-1_acrylic-on-canvas_135X135-cm_1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-81" title="Enjoying Red Together_09_acry on canvas_150X150cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Enjoying-Red-Together_09_acry-on-canvas_150X150cm1-150x150.jpg" alt="" width="102" height="102" /><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-82" title="Woman Impression No 1_acrylic on canvas_135X135 cm_" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Woman-Impression-No-1_acrylic-on-canvas_135X135-cm_1-150x150.jpg" alt="" width="101" height="101" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Ways-to-Say-Hi_acrylic-on-canvas_150X150-cm_.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-83" title="Ways to Say Hi_acrylic on canvas_150X150 cm_" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Ways-to-Say-Hi_acrylic-on-canvas_150X150-cm_-150x150.jpg" alt="" width="101" height="101" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/face-impression-no-24_acrylic-on-canvas_50X80-cm_1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-84" title="face impression no 24_acrylic on canvas_50X80 cm_" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/face-impression-no-24_acrylic-on-canvas_50X80-cm_1-150x150.jpg" alt="" width="101" height="101" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Calling-of-The-Soul_09_Acrylic-on-canvas_60X90cm.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-85" title="Calling of The Soul_09_Acrylic on canvas_60X90cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Calling-of-The-Soul_09_Acrylic-on-canvas_60X90cm-150x150.jpg" alt="" width="101" height="101" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Girl-and-The-Cat_09_Acrylic-on-canvas_40X70cm1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-86" title="Girl and The Cat_09_Acrylic on canvas_40X70cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Girl-and-The-Cat_09_Acrylic-on-canvas_40X70cm1-150x150.jpg" alt="" width="101" height="101" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/The-Figure_09_acrylic-on-canvas_70x90cm1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-87" title="The Figure_09_acrylic on canvas_70x90cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/The-Figure_09_acrylic-on-canvas_70x90cm1-150x150.jpg" alt="" width="101" height="101" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Instrospection_09_Acrylic-on-canvas_60X90cm1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-88" title="Instrospection_09_Acrylic on canvas_60X90cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Instrospection_09_Acrylic-on-canvas_60X90cm1-150x150.jpg" alt="" width="101" height="101" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Lets-Play-Together_09_Acrylic-on-canvas_60X90cm1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-89" title="Lets Play Together_09_Acrylic on canvas_60X90cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Lets-Play-Together_09_Acrylic-on-canvas_60X90cm1-150x150.jpg" alt="" width="101" height="101" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Joy-for-the-Land-2009-acrylic-on-canvas_90-X-140-cm.jpg"></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Joy-for-the-Land-2009-acrylic-on-canvas_90-X-140-cm.jpg"></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Thank-God-for-the-Beauty-of-Nature_2009_acrylic-on-canvas_150-X-150-cm1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-91" title="_Thank God for  the Beauty of Nature_2009_acrylic on canvas_150 X 150 cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Thank-God-for-the-Beauty-of-Nature_2009_acrylic-on-canvas_150-X-150-cm1-150x150.jpg" alt="" width="101" height="101" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Living-Tones-no-1_09_acrylic-on-canvas_135X135cm2.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-93" title="_Living Tones no 1_09_acrylic on canvas_135X135cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Living-Tones-no-1_09_acrylic-on-canvas_135X135cm2-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Rhythm-of-Resamblace-No-1_acrylic-on-canvas_135X135cm1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-94" title="Rhythm of Resamblace No 1_acrylic on canvas_135X135cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Rhythm-of-Resamblace-No-1_acrylic-on-canvas_135X135cm1-150x150.jpg" alt="" width="101" height="101" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Joy-for-the-Land-2009-acrylic-on-canvas_90-X-140-cm.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-90" title="Joy for the Land 2009 acrylic on canvas_90 X 140 cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Joy-for-the-Land-2009-acrylic-on-canvas_90-X-140-cm-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Density-of-leafs07_mix-on-cvs1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-154" title="_Density of leafs07_mix on cvs" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Density-of-leafs07_mix-on-cvs1-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Gather-Neigborhood_09_acrylic-on-canvas_90X140cm.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-45" title="Gather Neigborhood_09_acrylic on canvas_90X140cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Gather-Neigborhood_09_acrylic-on-canvas_90X140cm-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/The-House-of-Fraternity_acrylic-on-canvas_80X140-cm_1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-150" title="The House of Fraternity_acrylic on canvas_80X140 cm_" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/The-House-of-Fraternity_acrylic-on-canvas_80X140-cm_1-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Gather-in-Harmonic_09_acrylic-on-canvas_90X140cm1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-151" title="Gather in Harmonic_09_acrylic on canvas_90X140cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Gather-in-Harmonic_09_acrylic-on-canvas_90X140cm1-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Gathering-in-a-House_09_acrylic-on-canvas_80X100cm1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-153" title="Gathering in a House_09_acrylic on canvas_80X100cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Gathering-in-a-House_09_acrylic-on-canvas_80X100cm1-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Simple-Neighborhood-_2009_acrylic-on-canvas_90-X-120-cm1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-155" title="_Simple Neighborhood _2009_acrylic on canvas_90 X 120 cm" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Simple-Neighborhood-_2009_acrylic-on-canvas_90-X-120-cm1-150x150.jpg" alt="" width="100" height="100" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Rhythm-of-Resamblace-No-1_acrylic-on-canvas_135X135cm1.jpg"></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Between-Christ-and-I_acrylic-on-canvas_50X200cm_.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-95" title="Between Christ and I_acrylic on canvas_50X200cm_" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Between-Christ-and-I_acrylic-on-canvas_50X200cm_-150x150.jpg" alt="" width="135" height="135" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/A-girl-between-trees_10_acry-cvs_50X60cm_-1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-181" title="A girl between trees_10_acry cvs_50X60cm_" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/A-girl-between-trees_10_acry-cvs_50X60cm_-1-219x300.jpg" alt="" width="82" height="92" /></a><a href="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Smiling-Man-under-trouble_10_acry-cvs_100X140Cm_1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-182" title="Smiling Man under trouble_10_acry cvs_100X140Cm_" src="http://sasongkoarts.com/wp-content/uploads/2010/04/Smiling-Man-under-trouble_10_acry-cvs_100X140Cm_1-150x150.jpg" alt="" width="80" height="92" /></a></p>
<p style="text-align: center;"> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sasongkoarts.com/?feed=rss2&amp;p=50</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
